Heboh Bumi Manusia Difilmkan, Intip 5 Fakta Menarik Film Visualisasi Novel Karya Pramoedya Ananta Toer Ini

Beberapa saat terakhir, dunia perfilman Indonesia banyak diwarnai dengan film yang diproduksi berdasarkan novel-novel laris di pasaran. Ada Perahu Kertas karya Dewi Lestari, Dear Nathan-nya Erisca Febriani dan masih banyak lagi. Nah, baru-baru ini salah satu novel Tetralogi Pulau Buru karya Sastrawan Pramoedya Ananta Toer yang berjudul Bumi Manusia, akan dibuat dalam bentuk film, girls.  Novel yang menceritakan kehidupan seorang pribumi bernama Minke yang bersekolah di sekolah orang-orang keturunan Eropa ini, punya banyak nilai positif yang bisa kita ambil. Sebelum kamu penasaran lebih lanjut, ada bagusnya intip dulu 5 fakta menarik ini, yuk.

1. Saat Masih Kuliah, Hanung Bramantyo Pernah Meminta Izin Secara Langsung Untuk Membuat Film Ini

via kanal247.com

Namanya jodoh memang gak kemana. Jauh sebelum diberi kesempatan menyutradai film ini secara langsung, ternyata Hanung pernah bertemu sang penulis dan meminta izin untuk memproduksi novel tersebut dalam bentuk film. Sayangnya saat itu Pramoedya belum berkenan, girls. Gak disangka-sangka, bertahun-tahun kemudian ‘jodoh’ memfilmkan buku ini tetap jatuh ke tangan Hanung.

2. Dibintangi Iqbal Ramadhan Sebagai Peran Utama

via www.instagram.com/iqbaal.e

Masih ingat dengan sosok ex anggota boyband cilik Coboy Junior, yang baru-baru ini nge-hits berkat perannya di Film Dilan 1990? Yup, kemampuan akting Iqbal Ramadhan yang ternyata mumpuni membuat ia dipercaya buat memainkan peran utama sebagai Minke. Meskipun ada pro kontra, tapi sosok Iqbal dipercaya bisa mewakili semangat pantang menyerah yang ada pada sosok Minke.

[su_box title=”Editor’s Pick:”]

[/su_box]

3. Semua Pemain di Film Ini Seakan Berjodoh dengan Novelnya

via www.instagram.com/iqbaal.e

Percaya gak, kalau bukan sang sutradara saja yang ‘berjodoh’ dengan film ini? Ternyata ada beberapa pemain lain yang juga punya ikatan dengan novel yang dibuat saat Pramoedya jadi tahanan politik di Pulau Buru ini, loh. Inne Febriyanti yang akan berperan sebagai Nyai Ontosoroh konon membaca novel ini pada ia berusia 19 tahun dan sejak itu ia memimpikan berperan sebagai Nyai Ontosoroh. Iqbal Ramadhan yang baru saja menyelesaikan studinya di Amerika juga bercerita, kalau dua tahun lalu saat ujian sastra di sekolahnya, ia memilih Bumi Manusia sebagai materi ujian akhirnya. Wow, bisa begitu, ya?

4. Ada Banyak Pemain yang Berasal dari Belanda

via freedomtreks.co.uk

Latar belakang film yang menceritakan awal periode Kebangkitan Nasional selepas bebas dari penjajahan Belanda, mau gak mau membuat film ini harus diiisi banyak talent dari Belanda. Agar nuansa novelnya tetap terasa nyata, semua pemain tersebut benar-benar dipilih melalui proses casting di Negeri Kincir Angin tersebut, girls. Jadi makin penasaran lihat hasil akhirnya, kan?

5. Lokasi Syuting akan diambil di Studio Buatan di Kawasan Gamplong, Jawa Timur

via coretandjawani.blogspot.com

Agar nuansa tahun 1898 hingga 1918 yang menjadi setting waktu novel ini tercermin, film ini akan dibuat dalam sebuah studio buatan yang juga dipakai untuk syuting Film Sultan Agung. Di sini, gak cuma akan dibangun rumah dan bangunan lain yang bernuansa jadoel, tapi juga rel kereta api yang menjadi penguhubung transportasi pada masa itu. Keren banget!

Novel Bumi Manusia adalah pembuka dari seri Tetralogi Pulau Buru yang mengisahkan kehidupan di jaman Kebangkitan Nasional. Gak melulu soal baku tembak, novel ini akan memberikan banyak sudut pandang lain soal kemerdekaan yang bermanfaat buat kita, girls. Jadi, sebelum nonton filmnya ada baiknya baca novelnya dulu, ya.

 

No Comments Yet

Comments are closed