Jangan Sembarangan Like & Share Newsfeed di Facebook, Ini Dia 3 Dampak Buruknya

Like & share status seseorang dalam media sosial Facebook adalah hal yang biasa. Kita memberikan like pada status seseorang ketika menyukainya, atau menyetujui pendapatnya. Kita juga bisa melakukan share/membagikan status Facebook ketika informasi yang ditulis dianggap penting dan dapat bermanfaat bagi orang lain.

Kamu tentu  pernah melihat kalimat ini berseliweran di newsfeed dunia maya:

“Like dan katakan Aamin, jika kamu ingin punya jodoh minggu depan”

Lantas, ribuan, ratusan ribu pengguna dunia maya berbondong-bondong melakukan apa yang diminta oleh kalimat tersebut. Tak sedikit yang melakukan like dan tak segan-segan untuk membagikannya.

Namun, perilaku asal memberikan like & share ini justru membahayakan, lho girls.

1. ‘Like Farming’

‘Like Farming’
via safeebee.com

Menurut Good Housekeeping, cara-cara seperti di atas dilakukan oleh para scammers untuk mendapatkan uang. Mereka memposting kiriman lucu, gambar yang membuat penasaran, dan pernyataan-pernyataan yang bisa memanen like & share dalam seketika.

Ketika kamu memberikan ‘like’ pada sebuah post, maka kiriman tersebut akan masuk ke dalam newsfeed-mu dan juga milik temanmu. Ditambah lagi jika kamu menambahkan komentar atau apapun dalam postingan tersebut, maka responmu dan apa yang kamu lakukan pada kiriman tersebut akan muncul. Semakin banyak interaksi dan perdebatan yang terjadi didalamnya, maka akan semakin banyak keuntungan yang diperoleh penciptanya.

Lantas, apa sih bahayanya?

Ketika page yang kamu like memiliki jumlah like yang sedikit, maka si kreator dapat menempatkan ads/iklan di dalamnya. Kalau nggak sengaja klik iklan yang beneran jualan sih nggak apa-apa. Tapi, kalau kamu klik ads yang berisi virus yang bisa membahayakan PC dan gawaimu gimana coba?

2. Semakin tak terbendungnya berita hoax

Semakin tak terbendungnya berita hoax
via huffingtonpost.com

Saat kamu membaca sebuah berita yang belum dapat dipastikan kebenarannya, jangan langsung like & share, ya. Sudah banyak kasus berita-berita hoax yang sukses bikin kacau sebuah negara. Mulai dari berita yang dipelintir, diedit, hingga berita yang bersifat memfitnah, atau mencemarkan nama baik seseorang. Sang penciptanya tidak akan terkena dampak negatif, karena mendapatkan pundi-pundi uang, tapi akibatnya banyak pihak yang menjadi korban.

3. Black Market

Black Market
via CBS Sacramento

Diluar sana, banyak sekali jasa jual page Facebook dengan jumlah likes ribuan hingga puluhan ribu. Meskipun Facebook melarang, tapi hal-hal seperti ini tak dapat dihindari.

Para scammers biasanya menggunakan, atau mencomot foto orang lain dan kemudian dipasang di profil mereka. Tak lupa, mereka menggunakan kalimat-kalimat yang bisa mengundang perhatian netizen, misalnya seperti postingan di bawah ini.

“Ini saudara perempuanku, Mallory. Dia mengalami Down Syndrome dan ia merasa tidak cantik. Tolong, like foto ini supaya aku dapat menunjukkan kepadanya bahwa ia benar-benar cantik.”

berita hoax facebook
via kapanlagi.com

Atau, kamu masih ingat dengan sepasang suami istri yang cantik dan ganteng tapi anak-anaknya tidak seperti ayah dan ibu mereka? Dalam berita tersebut dituliskan bahwa sang suami menceraikan istrinya tiba-tiba, karena keadaan anaknya.  Berita tersebut sudah menjadi viral dan menjadi perbincangan dunia.

berita hoax facebook
via wowkeren.com

Tapi, model perempuan dalam foto tersebut menyatakan bahwa berita tersebut merupakan hoax belaka. Bahkan, karena berita tersebut, tak ada lagi pihak sponsor yang mau menggunakan jasanya sebagai model. Heidi Yeh, model cantik dari Taiwan tersebut, mengalami kerugian sekitar 4 juta Dollar Taiwan atau setara dengan Rp. 1,6 miliar! Heidi Yeh justru dituduh melakukan kebohongan publik, padahal ia adalah korban.

Sungguh mengerikan sisi kelam dari dunia maya ini. Rejeki seseorang dapat dengan mudah diperhambat. Nama baik seseorang juga dapat dengan mudah dirusak. Kamu bisa melakukan unlike pada kiriman yang mengganggu dan tak jelas. Jangan lupa, cek keaslian akun atau Facebook page sebelum kamu like & share, ya.

 

No Comments Yet

Comments are closed