Bikin Gen Z Jadi Pelanggan Tetap? Pahami Dulu 5 Sifat Unik Mereka Saat Belanja

Bikin yang namanya gen z jadi pelanggan gak bisa pakai strategi pemasaran yang asal-asalan, lho.

Soalnya kelompok yang sering dikenal dengan nama “Centennial” ini disebut-sebut bakal menjadi konsumen terbesar di tahun 2020, lho. So, kita harus benar-benar serius bikin gen z jadi pelanggan.

Sayangnya, mereka ini cukup sulit untuk ditaklukkan karena sifatnya yang unik. Nah, supaya kamu bisa memenangkan hati mereka, yuk pahami dulu karakter belanjanya sebelum biki gen z jadi pelanggan.

1. Mereka Punya Rentang Perhatian yang Pendek

Gen z jadi pelanggan
Via freepik

Berbeda dengan generasi-generasi di atasnya, Generasi Z selalu diajarkan untuk melakukan suatu hal dengan sepraktis mungkin.

Seperti menggunakan emoticon atau kata-kata gaul yang disingkat untuk mengekspresikan perasaan mereka. Jadi saat kamu mempromosikan bisnismu nanti, hindari deskripsi produk yang panjang supaya mereka gak gampang bosan yah!

2. Mereka Bisa Sangat Fleksibel Saat Sedang Berbelanja

Gen z jadi pelanggan
Via freepik

Generasi Z sangat suka jalan-jalan dari satu toko ke toko lainnya. Bukan cuman untuk mencari produk yang terbaik, tapi mereka juga menginginkan penjual yang bisa memberikan pengalaman belanja yang menyenangkan.

Jadi saat mereka sudah menemukan toko yang cocok, dijamin deh mereka pasti gak akan pergi kemana-mana lagi!

3. Generasi Z Sangat Menghargai Adanya Komunitas

Dibanding belanja sendiri, para pelanggan dari Generasi Z lebih suka berbelanja secara bersama-sama. Biasanya mereka akan meminta pendapat orang lain sebelum membeli barang yang ia inginkan, sehingga mereka jauh dari sifat impulsif.

Selain itu, mereka akan membagikan apa saja yang mereka beli di sosial media dan memberikan review untuk dibaca oleh orang-orang.

[su_box title=”Editor’s Pick:”]

[/su_box]

4. Orang-orang Dari Generasi Z Punya Lifestyle yang Kekinian

Via freepik

Kamu pasti sering denger istilah “Kids Zaman Now“, kan? Nah, kalimat yang satu ini secara khusus ditunjukkan untuk Generasi Z yang punya gaya hidup modern.

Mulai dari penggunaan gadget, belanja di online shop, punya lebih dari satu akun sosmed, dsb. So, supaya kamu bisa menarik perhatian mereka, kamu harus selalu mengikuti tren dan menghasilkan produk yang gak ketinggalan jaman.

5. Menjadi Muda Bukan Berarti Harus Mendapatkan Perlakuan yang Berbeda

Kalimat yang satu ini sering dipikirkan oleh Generasi Z, orang-orang yang terlahir antara tahun 1995-2010. Meskipun masih muda, mereka selalu berpikir kalau mereka punya energi yang lebih banyak dibandingkan yang lainnya.

Ini berarti mereka mengharapkan kamu, sebagai seorang penjual, untuk memperlakukan mereka dengan sebaik mungkin dan bukan seperti anak kecil.

Dibalik sifat uniknya, orang-orang dari Generasi Z punya loyalitas yang kuat, lho. Jadi, kalau kamu berhasil membuat mereka sebagai pelanggan tetap, kamu gak perlu khawatir lagi deh dengan masa depan bisnismu. Semoga berhasil yah!

No Comments Yet

Comments are closed