Terlalu Keras Bekerja Ditandai 5 Gejala Ini, Ada yang Kamu Alami?

Gak semua orang bisa bekerja dalam suasana yang kondusif dan menyenangkan. Ada banyak yang harus bekerja bagai kuda hanya karena itulah pilihan yang tersedia. Jika ini yang kamu alami, bukan berarti kamu hanya bisa berada di titik tersebut seumur hidupmu, lho. Bagaimana pun kebahagiaanmu harus diperjuangkan, walaupun itu mengharuskanmu berhenti dari pekerjaanmu yang sekarang. Namun sebelum memutuskan berhenti atau enggak, kamu bisa mengenali beberapa tanda terlalu keras bekerja di bawah ini terlebih dulu:

1. Keluarga Mulai Komplain Jarang Bertemu denganmu

Via Freepik

Saat anggota keluargamu merasa kamu perlu berusaha lebih keras meluangkan waktu untuk mereka, bisa jadi kamu terlalu banyak menghabiskan waktumu untuk bekerja. Tahu gak, sih? Keluarga adalah barisan pertama yang akan mendukungmu ketika gagal dalam suatu hal. Jadi jangan biarkan pekerjaan mengambil alih perhatianmu untuk mereka.

2. Gak Ada Bahan Obrolan Lain Selain Soal Pekerjaan

Via Freepik

Lagi meeting bahas kerjaan, ketemu teman yang diobrolin soal itu-itu juga. Hey! Apa kamu gak punya hal lain untuk dibicarakan? Ke mana hobi menggambar yang dulu kamu sering ceritakan? Atau dinamikan kehidupan cintamu yang membuat penasaran? Yuk, buat hidupmu lebih berwarna dengan melakukan berbagai hal di luar urusan pekerjaan.

3. Cemas Berlebihan Akan Performa Kerja

Via Freepik

Rasa tak pernah puas adalah salah satu tanda terlalu keras bekerja yang sering terjadi tanpa disadari. Seolah-olah pekerjaan yang kita lakukan tidak pernah memenuhi standar dan kita bisa di-kick kapan saja. Ujung-ujungnya perasaan seperti ini mendorong kita terus bekerja tanpa memerdulikan lagi kesehatan dan kebahagiaan yang kita miliki.

[su_box title=”Editor’s Pick:”]

[/su_box]

4. Jumlah Cuti Gak Terpakai Semakin Banyak

Via Freepik.com

Kapan terakhir kali kamu mengambil cuti? Jangan-jangan sudah bertahun-tahun yang lalu. Jangan lupakan kalau cuti adalah hak yang boleh kamu pakai. Bekerja tanpa jeda bisa membuatmu merasa tertekan, lho. Jadi jangan biarkan cutimu sia-sia, ya!

5. Kamu Tetap Bekerja Meski di Hari Libur

Via Freepik.com

Saatnya libur dan beristirahat tapi kamu malah sibuk bekerja. Akibatnya badan gak punya kesempatan buat mengisi energi dan penat di kepala pun tak kunjung hilang. Yakin mau terus begini? Ambil rehat atau bahkan berhenti bukan hal yang harus kamu takuti, lho. Semua demi jiwa yang lebih waras dan bahagia.

Saat kelima tanda terlalu keras bekerja di atas ada pada dirimu, performa yang kamu hasilkan pun tak akan seoptimal biasanya. Saat kamu dihadapkan situasi ini, ada dua pilihan yang bisa kamu lakukan. Rehat atau berhenti dan mencari pekerjaan yang lebih baik. Yakinlah kalau semua akan worth it demi kebahagiaanmu sendiri.

No Comments Yet

Comments are closed