Selain Berani Mengambil Risiko, Inilah 3 Pola Pikir Yang Harus Dimiliki Seorang CEO

Sebagian besar orang pasti memiliki keinginan untuk membangun perusahaan sendiri, entah suatu saat nanti atau ada yang sudah memulainya sejak hari ini. Bukan hanya karyawan yang sudah mulai bosan dengan rutinitasnya, ada pula freelancer yang kemudian tertarik menjadi seorang CEO. Bagi yang sudah memiliki rencana bisnis, memang lebih baik merintisnya mulai dari sekarang. Tapi menjadi CEO juga tidak semudah membalikkan telapak tangan, lho. Seperti dilansir dari entrepreneur.com, berikut 3 pola pikir yang harus dimiliki seorang CEO. Lets check this out!

1. Kinerjanya Dinilai Bukan Dari Lamanya Jam Kerja, Melainkan Dari Kualitas Kerja

via pexels

Lain hal dengan karyawan atau freelancer yang harus bekerja dulu baru bisa menghasilkan uang. Seorang CEO bertugas merancang sistem bisnis yang akan berjalan, mengatur siapa saja yang akan bekerja, dan bagaimana proses bisnis itu berlangsung nantinya. Sehingga yang dinilai dari CEO bukanlah lamanya jam kerja, melainkan kualitas kerja. Tugas CEO menjadi lebih besar karena sukses atau tidaknya bisnis berada di tangannya, sesuai dengan sistem yang ia buat.

[su_box title=”Editor’s Pick:”]

[/su_box]

2. Tak Hanya Tahu, CEO Juga Harus Pandai Mengelola Sumber Daya yang Ada

via pexels

Jika posisimu sebagai karyawan atau freelancer, bisakah kamu mengetahui kondisi keuangan perusahaan? Enggak, kan? Nah, jika kamu menjadi CEO, kamu bukan hanya akan mengetahui kondisi keuangan perusahaan, tetapi juga harus mengetahui bagaimana cara mengelola sumber daya yang ada. Modal, saham, biaya operasional, harga pokok penjualan, dan biaya lain-lain yang sudah dikeluarkan harus dapat menjadi pundi-pundi uang lebih banyak lagi agar perusahaan dapat terus berjalan dan berkelanjutan.

3. Tugas CEO adalah Mengangkat Orang Lain Menjadi Pemimpin

via pexels

Menjadi CEO bukan berarti roda kepemimpinan dipegang semuanya oleh satu orang. Akan pusing juga jika kamu harus turun tangan untuk semua bagian pekerjaan. Oleh karena itu kamu dapat menunjuk orang yang kompeten untuk memimpin perusahaan. Biarkan orang lain membantu tugasmu dalam hal mengatur operasional perusahaan serta berikan tanggung jawab pada mereka. Jadi kamu bisa fokus dalam pengembangan bisnis.

Terlihat berat ya tugas seorang CEO. Tapi kalau kamu melakukannya dengan sepenuh hati, akan terasa lebih ringan, kok. Karena kamu kan tidak sendirian dalam membangun bisnis, ada peran karyawan yang akan membantu pekerjaanmu. Semangat ya!

Siti Yulianingsih

half of a storyteller. unstoppable.

No Comments Yet

Comments are closed