Supaya Berkembang, Ini 5 Cara Memetakan Ide Bisnis untuk Anak Muda yang Baru Mulai Usaha

Ide menjadi hal yang sangat penting bagi sebuah  bisnis. Dari sana bisa muncul berbagai inovasi yang akhirnya bisa diwujudkan dalam bentuk produk ataupun pelayanan. Namun, kerap kali ide bisa hanya menjadi sebatas pikiran sekilas jika selanjutnya tidak dikembangkan dan tidak dipetakan lagi menjadi lebih spesifik. Untuk itu, supaya ide yang dimiliki bisa dijalankan dengan cemerlang, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk memetakan ide bisnis:

1. Catat Setiap Ide yang Muncul

via Freepik

Jangan sampai ide yang muncul hanya lewat sekilas. Kamu gak akan pernah tahu ide mana yang akan jadi sangat berguna dan relevan untuk diterapkan. Setiap ide yang muncul itu berharga, karena merupakan hasil dari pemikiran. Sehingga mencatatnya akan menjadi pilihan yang sangat membantu. Sewaktu-waktu kamu ingin mengubah rencana pun, kamu sudah punya cadangan ide.

2. Kelompokkan Tiap Ide

via Freepik

Ide-ide yang telah diutarakan perlu dikelompokkan agar mudah teridentifikasi. Perlu juga dillihat mana ide yang cocok diterapkan dalam jangka pendek dan mana yang jangka panjang. Kelompokkan juga ide-ide yang cocok ditetapkan sebagai ide utama dan ide cadangan. Dengan mengelompokkan seperti ini, jadi bisa terlihat mana ide yang harus segera dijalankan, dan mana yang bisa ditunda.

[su_box title=”Editor’s Pick:”]

[/su_box]

3. Selalu Diskusikan Ide Bersama Dulu

via Freepik

Kamu gak akan pernah tahu sejauh mana ide akan berkembang jika didiskusikan dengan orang lain. Jika kamu join bisnis bersama teman misalnya, jangan biarkan idemu tersimpan begitu saja. Coba diskusikan idemu dengannya atau jika kamu sudah punya tim, obrolin juga bersama mereka. Karena bisa saja setiap orang juga memiliki ide-ide segar yang bisa membuat idemu jadi lebih cemerlang lagi.

4. Siapkan Waktu Khusus untuk Berdiskusi untuk Perkembangan Usaha

via Freepik

Jika kamu sudah memiliki tim, berarti bukan cuma kamu saja yang menjalankan operasional bisnis setiap harinya. Tim yang kamu punya juga menghadapi pelanggan, dan mereka juga berkutat dengan produk yang kamu jual. Sehingga sangat mungkin mereka tahu sisi apa yang perlu dikembangkan dan disempurnakan. Untuk itu gak ada salahnya menyisihkan waktu khusus misalnya dua minggu sekali untuk evaluasi atau berdiskusi khusus untuk perkembangan usaha.

5. Pikirkan Efek setelah Ide Dijalankan

via Freepik

Setelah ide dikeluarkan, perlu dipikirkan juga akibat-akibat yang terjadi jika ide tersebut dijalankan. Apakah akan menaikkan pendapatan, mengurangi pengeluaran, atau menjadi alat untuk bersaing dengan kompetitor? Berapa biaya yang diperlukan untuk menjalankan setiap ide? Sehingga hasil selanjutnya dari setiap ide adalah perencanaan-perencanaan yang konkrit.

Ide adalah hal berharga di dalam usaha, sehingga perlu dipikirkan secara matang dan gak dibiarkan lewat begitu saja. Sukses selalu, ya!

Nurmarliana: Smile is her favorite magic. If you have one tell her through Instagram @liannurma.
Related Post
Leave a Comment