Hindari Rasa Sesal Sebelum Belanja, Sugesti Diri Sendiri dengan 5 Pertanyaan Ini Sebelum Membeli

Apakah kamu termasuk seseorang yang merencanakan barang yang akan dibeli sebelum belanja? Atau malah seringkali secara spontan kamu membeli karena takut kehabisan barang atau sekedar ketinggalan diskon? Pernah gak menyesal karena ternyata barang yang dibeli gak seberapa penting? Nah, guna menghindari rasa sesal, pertanyaan sugesti ini bisa kamu jawab agar kita kembali ‘tersadar’ untuk membeli barang-barang yang dibutuhkan;

1. Terpikat Sejak Pandangan Pertama, Apakah Barang yang Kamu Beli Benar-Benar Memiliki Kualitas dan Harga yang Terbaik?

via freepik.com

Rasa antusias belanja membuat kita kepengen buru-buru ambil barang dan membayarnya. Tapi, tunggu dulu, apakah barang yang kamu beli ini benar-benar baik kualitasnya? Sudah cek harga pasarannya belum? Dengan sedikit kesabaran dan tak perlu tergesa-gesa, kita bisa loh, mendapatkan barang dengan kualitas sama dengan harga lebih terjangkau.

2. Apa Kegunaan Barang Ini? Apakah Dibutuhkan Mendesak?

via freepik.com

Ada dress lucu, langsung bawaannya kepengen bungkus aja. Tapi, cek dulu ada berapa banyak dress di rumahmu. Apakah memang benar-benar diperlukan. Jika memang dress lama sudah tidak bisa dipakai, atau ada acara khusus dengan dresscode khusus tentu tidak masalah. Tapi, kalau terburu-buru beli dress dan mengabaikan anggaran pengeluaran yang lain, tentu kurang bijaksana, bukan?

[su_box title=”Editor’s Pick:”]

[/su_box]

Related Post

3. Apakah Harga Barang yang Akan Kamu Beli Ini Membuatmu Kepikiran Tiba-Tiba Kemudian?

via freepik.com

Apakah barang yang kamu beli ini termasuk dengan kategori barang mahal yang menguras gaji? Daripada kepikiran dan menyesal setelah membeli, kamu bisa memilih opsi menunda belanja atau menabung hingga bulan depan. Dengan begini, kamu tidak akan khawatir dengan kebutuhan operasional harianmu.

4. Barang yang Kamu Beli Kira-Kira Dipakai Berapa Kali dan Awet Berapa Lama?

via freepik.com

Membeli barang berkali-kali karena murah tentu akan jadi lebih boros dibandingkan dengan membeli sebuah barang dengan harga sedikit lebih mahal namun lebih tahan lama.

Cek frekuensi pemakaian barang, apakah termasuk dalam kategori sering dipakai, atau hanya digunakan saat ada keperluan saja? Dengan begini, gak akan lagi deh, keliru dalam membeli barang.

5. Kontrol Emosional Sebelum Belanja

via freepik.com

Ada diskon besar-besaran dengan harga super miring, kamu tidak wajib untuk membelinya. Meski murah, jika barang yang dibeli pada akhirnya tidak terpakai tentu menjadi sia-sia, bukan?

Yuk, lebih prioritaskan kebutuhan dan kegunaan sebelum belanja. Kini, sudah saatnya kita memaksimalkan fungsi dan manfaat barang semaksimal mungkin, ya. Cobain, yuk.

Christine Berliana:
Related Post
Leave a Comment