Menyoroti Pembajakan, 2 Hal Dari Iklan Ini Bisa Mendorong Kamu Memerangi Pelanggaran Hak Cipta yang Sering Terjadi

Pembajakan terhadap kepemilikan hak cipta suatu karya sayangnya jadi hal yang sering terjadi. Dari mulai lagu, gambar, hingga desain produk, semua tak luput dari piracy. Namun, meskipun sering terjadi di sekitar kita, aksi ini gak selalu mendapat tindakan yang tegas dan konkrit. Akibatnya pembajakan pun jadi semakin meluas.

via vice.cn

Lemahnya penanganan terhadap aksi melanggar hak cipta ini diam-diam ternyata menggelitik seorang desainer Cina-Amerika, Alexander Wang. Desainer yang sudah berkolaborasi dengan banyak brand besar seperti H&M, Adidas, Evian, dan Beats by Dre, itu kini berkolaborasi dengan brand Pepsi dan mengeluarkan ide cemerlang terkait isu ini.

[su_box title=”Editor’s Pick:”]

[/su_box]

Related Post

1. Mengambil tema retro dengan ambience teknologi serba jadul

Via vice.com

Melalui desain kemasan botol Pepsi dengan inspirasi yang menyoroti soal budaya pemalsuan dan pembajakan. Dalam akun Instagramnya, Alexander Wang mengunggah video desain kemasan Pepsi dengan konsep dengan menonjolkan tema retro yang unik. Mengajak penontonnya untuk memeriksa keaslian produk Pepsi ketika membelinya, di awal video kita akan melihat mesin photocopy sebagai perumpamaan sebuah duplikasi. Di sini kita akan menangkap sebuah pesan bahwa meski sebuah karya yang otentik diduplikasi terus menerus, hasilnya gak akan pernah bisa menyamai yang original.

2. Kita sebagai pembeli adalah peran kunci dalam memberantas pembajakan

Kemudian kita juga disarankan untuk mengecek berbagai unsur yang ada di kemasan Pepsi. Misalnya saja seperti logo, dan detail nama desainer yang ada di sana dan sebagainya. Dari video ini kita gak cuma bisa menerapkannya pada produk Pepsi, girls. Tapi juga mewaspadai keaslian produk apapun saat hendak membeli atau memakainya. Karena ketika gak berhati-hati, itu hanya akan menguntungkan pembajaknya saja yang jelas ilegal.

Sudah saatnya untuk berhenti membiarkan tindak pembajakan semakin luas. Kini, saatnya mengapresiasi karya pembuat originalnya dengan cara yang tepat dan menguntungkan bagi mereka. Maka dari itu, yuk, stop tindak pembajakan dari sekarang!

Nurmarliana: Smile is her favorite magic. If you have one tell her through Instagram @liannurma.
Related Post
Leave a Comment