Jangan Dulu Senang, 5 Tanda Positif Dari Gebetanmu Ini Bisa Jadi Berarti Sebaliknya Lho

Siapa sih, yang gak mau punya pasangan yang perhatian, peka dan romantis? Hampir semua perempuan pasti menginginkannya, kan? Kalau kamu juga termasuk dalam golongan ini, jangan sampai keinginanmu membuat kamu lengah terhadap beberapa tanda ‘romantis’ yang bisa saja berarti bahaya, girls. Bingung maksudnya gimana? Simak uraiannya aja, yuk.

1. Terlalu Cepat Bilang Sayang

Via weheartit.com

Senang sih diginiin, tapi dilansir dari sini, terlalu cepat mengungkapkan rasa cinta bisa menjadi salah satu pertanda kalau gebetanmu punya kepribadian yang abusive dan senang mengontrol, lho.

2. Kebanyakan Cerita Soal Kehidupan Pribadi Dia

Via betches.com

Awal-awal mungkin kita berpikir kalau dia hanya ingin terbuka soal dirinya, tapi kalau dilakukan secara berlebihan bisa jadi dia memiliki sifat narsis, girls.

3. Ngirim Pesan 24 Jam Non Stop

Via giphy.com

Kalau ini sih, jelas bikin gak nyaman. Selain bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, terus menerus mengirim pesan menunjukan kalau gebetanmu gak percayaan dan over protective.

[su_box title=”Editor’s Pick:”]

[/su_box]

4. Gak Bisa Lihat Kamu Sama Orang Lain

Via giphy.com

Meski terkadang gesture yang satu ini diartikan sebagai bentuk rasa cinta dan bukti si gebetan melindungi kamu. Tapi, kalau sampai kamu gak boleh kumpul sama teman-temanmu sendiri, kamu harus mulai waspada sama kemungkinan sifat dia yang senang mengekang.

5. Menghujani Kamu dengan Janji-Janji Manis

Via giphy.com

Bukannya kita gak boleh bersyukur kalau si gebetan berjanji gak bakalan nyakitin perasaan kita. Tapi, alangkah lebih baik kalau kita bersikap realistis saja. Setiap hubungan pasti ada ups and downs-nya, jadi gak mungkin kamu terbebas dari rasa sakit hati.

Ternyata gak semua gesture romantis bisa berarti bagus dalam sebuah hubungan, ya. Meski begitu, jangan jadikan hal ini alasan untuk membuat kamu enggan memulai suatu hubungan, ya. Gimana kamu bisa punya pasangan yang kamu impikan, kalau gak mau mulai mencoba?

Dewi Nurfitriyana:
Related Post
Leave a Comment