Panik Saat Usaha yang Kamu Mulai Tidak Kunjung Berhasil? Tetaplah Tenang karena Kamu Gak Sendirian

Woman reacting in terror and panic holding her hands to her cheeks as she screams , upper body on white

Kesuksesan adalah sebuah proses. Untuk mendapatkannya, dibutuhkan usaha dan keuletan yang luar biasa. Tak sedikit dari orang-orang yang kini berhasil meraih kesuksesan setelah sekian lama berusaha dengan keras. Namun saat melihat mereka yang lebih dulu sukses, rasa-rasanya mereka terlihat enjoy-enjoy saja. Bahkan, tak tampak sedikit pun jika mereka sedang menghadapi tantangan dan permasalahan.

Sedangkan saat kamu baru memulai saja, satu per satu badai rintangan mulai menghampiri. Tak sedikit dari rintangan ini yang membuatmu lelah dan panik, hingga ingin rasanya untuk menyerah. Jangan keburu berkecil hati, girls! Tak hanya kamu saja, ternyata mereka yang kini sudah sukses dan terlihat ‘wow’ bagimu juga merasakan panik dan kecemasan yang sama. Yuk, simak kisah inspiratif di bawah ini:

1. Seorang Software Entrepreneur Panik Saat Bisnisnya ‘Diubah’ Oleh Orang Lain

via 500px.com

Seorang penulis di dunia maya Jon Westenberg menceritakan bahwa ia pernah berbincang-bincang dengan  seorang software entrepreneur. Dia adalah pemilik dari sebuah perusahaan software.

Orang-orang melihatnya sebagai seorang pengusaha sukses dan miliader. Namun, secara mengejutkan ia mengatakan bahwa bisnisnya penuh tekanan dan dapat memicu kepanikan. Misalnya saja saat menghadapi risiko peretasan dan ‘pengubahan’ software yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

2. Begitu juga yang dialami oleh blogger, artis, dan musisi

via 500px.com

Seorang freelancer yang sedang merintis sebuah start up – pun merasakan hal yang sama. Semua tantangan yang ditemui dapat dipandang sebagai sebuah masalah yang ternyata dapat menyebabkan panik.

Orang-orang  mungkin hanya melihat artikel yang diposting setiap hari, konten yang berkualitas, dan update software terbaru yang secara berkala terus berinovasi. Namun, dibalik itu semua… Boom! Kamu tidak akan asing melihat kepanikan mereka yang hanya duduk disudut meja sendirian karena serangan panik. Panik juga sering dialami oleh mereka yang sedang membuat, membangun, menulis, dan memulai apapun.

Related Post

3. Hal ini juga dialami oleh freelancer yang berkecimpung di area kreativitas

via 500px.com

Usaha yang berbasis kreatifitas menuntutmu untuk berpikir setiap saat. Kamu tak boleh lengah sedikit pun. Jika begitu, peluang akan terlewatkan begitu saja. Saat melakukan kesalahan kecil yang menurutmu berakibat fatal, kamu akan panik. Kamu berpikir bahwa kesalahan kecil ini tak kan terampuni.

Misalnya saja kamu memiliki usaha percetakan undangan pernikahan. Kamu lupa mengecek ulang konten undangannya. Jadilah undangan pernikahan buatanmu salah semua. Padahal, kamu sudah bersusah payah membuatnya dan mencetaknya.

4. Enggak Ketinggalan para Selebgram

via instructables

Mungkin kamu akan terkesima dengan selebgram yang memposting foto bekerja berlatar belakang tepi pantai dengan caption foto “Entrepreneur Tetep Santai”. Kamu pun terkagum-kagum dengan kerja mereka yang tampaknya seperti main-main namun banyak uang.

Namun, tahukah kamu jika mereka juga merasakan kepanikan yang sama? Misalnya belum punya ide konten dan lokasi foto yang bagus namun deadline sudah menunggu didepan mata.

5. Klien Sudah Memberikan Uang Muka, Tetapi Tiba-Tiba Membatalkannya

via 500px.com

Misalnya saja kamu adalah perintis bisnis kaos seragam yang menerima pesanan. Klienmu sudah memberikan uang muka. Kamu pun sedang dalam proses menyelesaikan orderanmu itu. Namun tiba-tiba, klienmu membatalkannya. Meski pun uang muka menjadi milikmu, kamu tetap merasakan panik, sebab kamu sudah kepalang tanggung untuk bekerja sama dengan pihak yang lainnya.

Setiap orang pernah merasakan panik. Keberhasilan yang kamu lihat dari orang lain tidak didapatkan dengan cara yang mulus-mulus saja. Kesuksesan yang diraih oleh orang lain juga bukan berarti tanpa tantangan. Meskipun demikian, tak sedikit dari mereka yang bisa mengelola rasa panik yang dialaminya dengan baik. Pernahkah kamu mengalami panik atas musibah yang terjadi tiba-tiba? Bagaimana kamu menyelesaikannya? Share cerita kamu di kolom komentar, ya!

Christine Berliana:
Related Post
Leave a Comment